7 Tips Menutup Retakan Kecil di Meja Kayu Sebelum Mengecat

Retakan kecil di meja kayu sering muncul karena gesekan, tekanan, atau kerusakan sejak awal pemotongan. Apabila dibiarkan bisa merusak hasil pengecatan. Cara menutup retakan kecil di meja kayu, bisa memakai bahan finishing khusus seperti wood filler. Bahan ini berfungsi menutup pori, tetapi jugadapat menutup pori serta retakan.

Penggunaan wood filler untuk menutup retakan perlu teknik tertentu. Agar tertutup rapat dan hasil finishing memuaskan, simak 7 tips menutup retakan kecil di meja kayu berikut.

1. Bersihkan Permukaan Kayu

Permukaan meja kayu sering kali menyimpan debu, minyak, atau noda makanan yang dapat mengganggu daya rekat wood filler. Bersihkan permukaan dengan kain, usap hingga debu terangkat. Langkah ini wajib, sebelum memulai finishing.

Jika ada noda membandel, bersihkan terlebih dahulu, hingga noda hilang. Setelah itu, pastikan kayu sudah kering sebelum memulai finishing.

Permukaan yang bersih akan membuat filler bekerja lebih efektif karena menempel langsung ke serat kayu, bukan pada lapisan kotoran.

2. Amplas Area Retakan

Amplas berfungsi meratakan tepi retakan agar filler mudah masuk. Gunakan amplas nomor 180-240, lakukan dengan gerakan searah serat kayu. Hindari menekan terlalu keras agar retakan tidak melebar.

Mengamplas juga membuka pori kayu sehingga filler dapat masuk lebih dalam. Hasil akhirnya, retakan bisa tertutup padat dan tidak mudah kembali terbuka setelah pengecatan.

Gunakan sanding block agar hasil amplas lebih rata. Ini membantu memberikan tekanan yang merata pada amplas, serta lebih mengheat tenaga.

3. Gunakan Wood Filler yang Tepat

Wood filler umumnya digunakan untuk menutup pori kayu, tetapi juga bisa untuk menutup retakan kecil.

Khusus untuk meja kayu dengan retakan kecil, wood filler berbahan dasar air lebih dianjurkan karena tidak berbau menyengat, hasil lebih halus, cepat kering, dan mudah diamplas.

Produk seperti Biovarnish Wood Filler sangat praktis digunakan. Selain ramah lingkungan, filler ini memiliki daya rekat tinggi, elastis, dan bisa mengikuti pergerakan kayu akibat perubahan suhu.

Jika terdapat lubang yang cukup besar, Anda bisa mengombinasikan filler dengan pasak kayu kecil untuk mengisi celah. Setelah itu, permukaan ditutup ulang dengan filler agar rata sempurna.

4. Aplikasikan dengan Spatula

Gunakan spatula tipis dan fleksibel agar mudah menekan filler ke dalam celah. Dalam memilih spatula, lebih baik pakai jenis kapi berbahan plastik yang lentur. Spatula berbahan besi lebih keras dan rentan menggores permukaan.

Ambil filler secukupnya, masukkan ke dalam wadah. Apabila wood filler terasa kurang encer, tambahkan air sedikit saja. Aduk merata, lalu aplikasikan dan tekan ke arah retakan.

Pastikan celah benar-benar padat terisi. Jangan hanya menutup permukaan karena akan mudah ambles. Cara ini membuat filler lebih tahan lama setelah kering dan siap diamplas.

Biovarnish Wood Filler punya tekstur yang pas, tidak terlalu keras atau terlalu lembek, sehingga sangat mudah diaplikasikan bahkan untuk pemula. Apabila kurang encer, Anda

5. Biarkan Kering Sempurna

Pengeringan adalah kunci. Biovarnish Wood Filler memiliki keunggulan cepat kering, tergantung tebal tipis aplikasi. Namun jangan terburu-buru mengamplas sebelum filler benar-benar kering.

Jika dipaksa diamplas saat masih lembap, filler bisa menempel di kertas amplas atau bahkan kembali ambles. Diamkan di ruangan dengan sirkulasi udara baik agar proses lebih optimal.

Untuk lubang atau retakan agak besar yang diisi pasak, pastikan bagian tersebut kering lebih lama agar hasilnya solid.

6. Amplas Ulang Hingga Rata

Setelah filler kering sempurna, amplas dengan kertas amplas. Lakukan perlahan agar permukaan rata tanpa merusak lapisan filler.

Sentuh dengan tangan untuk memastikan halus. Jika masih terasa cekung, ulangi aplikasi filler tipis-tipis, keringkan lagi, lalu amplas ulang. Biovarnish Wood Filler mudah diamplas sehingga proses ini cepat selesai.

Permukaan yang mulus adalah kunci agar pengecatan berikutnya terlihat rata seperti baru.

7. Meja Siap Dicat

Setelah retakan benar-benar tertutup, meja siap melalui tahap finishing. Permukaan yang ditutup dengan Biovarnish Wood Filler menjadi lebih rata, halus, dan bebas cacat. Cat akan menempel lebih baik, tahan lama, serta hasil finishing terlihat profesional.

Menggunakan wood filler berkualitas bukan hanya memperbaiki tampilan, tetapi juga memperpanjang umur meja kayu Anda.

Wood Filler Menutup Retakan Kecil di Meja Kayu

Retakan kecil di meja kayu bisa ditangani dengan cepat jika memakai bahan yang tepat. Biovarnish Wood Filler adalah solusi praktis karena:

  • Didesain khusus untuk menutup pori dan retakan kecil.
  • Tekstur halus, mudah diaplikasikan, cepat kering.
  • Bisa diamplas rata tanpa menyulitkan.
  • Aman digunakan karena berpelarut dasar air.
  • Untuk lubang lebih besar, bisa dikombinasikan dengan pasak kayu lalu ditutup filler kembali.

Dengan mengikuti 7 tips di atas, meja kayu Anda akan kembali halus, siap dicat, dan terlihat seperti baru.

Biovarnish Wood Filler – Dempul Kayu Waterbased 1.5kg

Wood filler berbahan dasar air untuk menutup pori dan retakan kecil pada kayu. Mudah diaplikasikan, cepat kering, dan hasil rata halus.

Beli Sekarang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0
    Keranjang Anda
    Keranjang anda kosong!